Dari Business Analytics ke People Analytics

Posted on

Customer first atau employee first? lebih mementingkan pelanggan atau karyawan. Business analytics lebih menitikberatkan perbaikan proses bisnis guna memenuhi kepuasan pelanggan dan meningkatkan penjualan. Tetapi kadang lupa, yang menciptakan nilai tambah itu adalah karyawan. Top personil-lah yang menciptakan produk terbaik, menciptakan pendapatan dan menemukan cara melakukan efesiensi.

Banyak alasan mengapa para praktisi HR harus berubah paradigma diantaranya adalah dampak dari kemajuan teknologi digital dipangsa kerja. Dengan banyaknya portal-portal lowongan pekerjaan sekarang dengan mudah mencari lowongan pekerjaan yang diinginkan beserta tawaran gajinya. Hal ini sangat berpengaruh terhadap tingkat loyalitas karyawan. Para praktisi HR dituntut untuk berfikir dan bertindak seperti seorang CEO. Mereka dituntut untuk membawa kekuataan tenaga kerjanya sesuai dengan visi misi perusahaan.

Jika sebelumnya memberikan masukan ke manajemen hanya jika dibutuhkan, sekarang harus ikut memikirkan kebutuhan bisnis kedepannya dan memperkirakan seperti apa kebutuhan. Praktisi HR juga dituntut bisa menggunakan dan mengolah data HRIS dan ERP untuk melakukan analisa dan prediksi sesuai kebutuhan organisasi.Seperti bagaimana caranya menarik kandidat terbaik? bagaimana cara menyeleksi untuk mendapatkan kandidat karyawan yang terbaik?bagaimana mempertahankan dan mengembangkan orang-orang yang tepat? bagaimana memberi reward? bagaimana mempersiapan suksesi.

Amazon mengunakan business analytics dan big data untuk merekomendasikan buku yang akan dibeli dan 30 % revenue dari hasil rekomendasi ini. Netflix juga melakukan hal yang sama untuk merekomendasikan film yang akan ditonton.

Banyak perusahaan menggunakan sentiment analysis-nya facebook dan twitter untuk menentukan dan memprediksi jumlah penjualan dari suatu produk. Tahun 2012 Obama juga menggunakan social media untuk memenangkan pilpres,begitu juga Trump.

FBI bisa memprediksi serangan teror dari social media, pesan dari aplikasi messenger serta cctv .Bahkan google bisa memprediksi penyebaran flu 2 minggu ke depan pada tahun 2009.

Terimakasih buat teknologi Big Data dan Machine Learning.The world of work has changed! So, how do we apply it in HR to help solve current challenges?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.