Curhat Reformasi Birokrasi…

Posted on

Saya bukan pelaku atau aktor yang terlibat dalam reformasi atau transformasi suatu organisasi /birokrasi di suatu organisasi. Tetapi lebih tepatnya adalah saksi hidup . Saya ada disetiap rapat tetapi di meja belakang, lebih tepatnya adalah disebelah meja cemilan.

Reformasi atau transformasi itu kalo di kamus bahasa Indonesia ada beberapa baris kalimat tetapi kalo di kamus saya cuma 3 kata “Menjadi Lebih Baik”. Karena itu perlu disusun suatu cara yang sistematis yang sesuai dengan kaedah-kaedah ilmu manajemen modern. Harus orang-orang yang pinter yang menyusunnya, kalo perlu orang-orang setengah dewa. Kalo yang menyusun setengah dewa yang menjalankannya harus orang dengan tingkatkan setangah dewa juga.Minimal agak kedewa-dewaan sedikit lah.

Menurut katanya para ahli, syarat organisasi terletak di manusia. Manusia seperti apa? Manusia yang terdidik, terlatih dan berakhlak mulia. Seperti PNS atau karyawan BUMN kita lah. Berpendidikan tinggi (JPNS/Karyawan BUMN sekarang rata-rata S2). Malah banyak yang lulusan dari Kanada, Belanda, Perancis dll. IQ?? IQ mereka diatas rata-rata karena saya terlibat di scoring-nya . Terlatih??? Sangat terlatih sekali. Mereka rata-rata ikut pelatihan bermacam-macam. Sehingga 1 orang kalau menulis CV-nya bisa mencapai 30 lembar untuk daftar pelatihannya. berakhlak mulia? Ini saya agak sulit menjawabnya. Karena yang berhak menjawabnya itu adalah Tuhan. Tetapi dari pengamatan mata manusia saya sebenarnya banyak yang sholeh. Saya kenal beberapa eselon 1 dan 2, dan banyak PNS yang muda-muda yang bekerja penuh dengan idealisme.

Kembali ke reformasi birokrasi atau singkat saja RB. RB ini bertujuan untuk Menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik, berintegrasi, berkinerja tinggi, bebas dan bersih KKN, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara. Mantapkan? Diatas kertas tidak ada yang salah di negeri ini. Semua Kementerian/Pemda akan melakukan penilaian mandiri. Yang diukur adalah 9 aspek, yaitu Manajemen Perubahan,Mentoring dan Evaluasi,Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik,Penguatan Akuntabilitas Kinerja,Penguatan Pengawasan,Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur,Penataan Tatalaksana,Penataan dan Penguatan Organisasi dan Penataan Peraturan Perundang-undangan. Sekali lagi mantapkan?? Masing-masing aspek akan diturunkan lagi kriteria-kriterianya dan cara pengukurannya.Sekali lagi… mantap kan?????

Kemudian masuklah ke soal berikut ini. Framework unggul + manusia unggul=? (akan berhasil). Jujur saya tidak mengetahui jawabannya. Iseng-iseng saya tanya ke seorang Ibu disebelah. Saya tanya. “RB itu kalo sukses jika gimana ya bu?”. Kalo saya sudah mendapatkan renumerasi mas he3…

Dan saya kembali mengambil cemilan disebelah meja,membuat kopi dan menghidupan wifi (lumayan gratis). RB hari ini dikatakan berhasil jika saya sudah menerima amplop coklat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.