Bulan: Juli 2011

Mantan

Posted on

Hari ini adalah hari yang tidak menyenangkan.Bagaimana tidak? Setelah kerja extra mempersiapkan bahan presentasi yang disebabkan jadwal presentasi yang dimajukan.Tadi malam harus tidur jam 2 dan jam 6 harus ada di bandara mengejar pesawat paling pagi.Tetapi apa yang terjadi? Jadwal penerbangan yang harusnya jam 6.45 ditunda sampai sampai jam 8.
Untuk mengobati rasa kesal dan lapar, akhirnya aku pergi ke kedai kopi di pojokan bandara. Sambil menikamati kopi hitam, aku buka kembali laptop untuk melihat-lihat lagi bahan presentasi dan memperbaiki jika ada kesalahan. Ketika sedang konsentrasi menatap layar laptop, terdangar suara memanggil kearahku.

“Hai Mas …”

Terperanjat aku melihat wajah yang memanggilku. Wajah yang telah aku hapus dari memory hidupku. Tiba-tiba ada didepanku.Aku mencoba tersenyum semanis mungkin, sambil menjawab uluran tangannya untuk berjabat tangan.Begitu tangan kami bersentuhan, efeknya seperti kabel LAN yang disambungkan ke Laptop.Seketika isi otakku dibanjiri oleh gambar-gambar kenangan antara aku dan dia. Oh Tuhan, ini adalah tangan yang selalu membelai wajahku ketika hatiku galau dan tangan yang selalu aku gandeng untuk menemani setiap langkahku.

“Gimana kabarnya Mas?“, tanya dia.

“Alhamdulliah sehat dan baik-baik saja,kok kamu bisa ada disini? mau pesen minum?”

“Bolehlah..”

Lalu aku memanggil pelayan untuk memesankan minuman untuknya.Sementara dia memesan minum ke pelayan, aku memperhatikannya.Tubuhnya agak gemukan, tidak kurusan seperti masih bersamaku, lalu aku mencoba melihat kedalam matanya.Walaupun aku masih melihat keteduhan disepasang matanya, tetapi aku melihat kilatan lain.

“Sekarang sedang sibuk apa Mas?”.

“Yahh..masih seperti yang dulu.Tidak banyak yang berubah kecuali usia. Bagaimana kabarmu?kok bisa ada disini?”

Lalu dia cerita tentang kesibukannya sekarang dan dimana sekarang tinggal,suaminya,anaknya yang masih kecil dan saudaranya yang dulu aku kenal. ketika dia cerita panjang lebar, sebenarnya aku tidak mendengarkan ceritanya. Aku hanya melihat wajahnya, mencoba mengingat-ingat kenangan manis bersamanya.Masih ingat bagaimana rasanya ketika memeluknya, betapa halus pipinya ketika aku usap dan kucium.Dia seorang wanita yang istimewa,lembut,pintar dan pengertian. Kami jarang sekali bertengkar dan hampir semuanya kita memiliki selera yang sama dari musik, film dan warna. Tetapi mengapa semuanya itu dapat berakhir? Saya juga tidak tahu.

“Kok malah melamun Mas?”

“Enggak, Aku cuma terpana dengan cerita hidupmu. Aku merasa senang kalo kamu sudah hidup mapan dan bahagia. coba kalo kamu jadi nikah sama aku.mungkin lain cerita”, aku jawab sambil tertawa.

Dia ikut tertawa.”Ya jalan hidup memang tidak ada yang tau ya mas. Kamu sendiri gimana mas? sudah nikah?”.

“Belum”

Dia melihatku dalam-dalam.”Kamu masih sakit hati kepadaku Mas, karena memutuskanmu tiba-tiba dan menikah dengan orang lain?”.

Aku tidak langsung menjawab pertanyaannya. Aku masih ingat ketika secara tiba-tiba semua nomor HP-nya tidak dapat dihubungi bahkan keluarganya pun tidak ada yang mau mengangkat telepon dariku.Baru 2 minggu kemudian dia menghubungiku hanya untuk meminta maaf, kalo hubungan kita kembali ke hubungan pertemanan. Setelah itu 3 bulan berikutnya, aku mendapat kabar dia menikah.Apakah aku sakit hati? aku sendiri tidak tahu. Tetapi yang jelas ada sesuatu yang hilang dalam hidup ini.

“Mengapa kamu meninggalkanku?” tanyaku.

“Mengapa juga kamu baru menanyakannya sekarang Mas?”

Aku kembali terdiam.Mengapa juga baru sekarang aku menanyakannya. Aku tidak ingat mengapa aku tidak bertindak seperti Romeo yang rela mati demi cintanya ke juliet.Atau seperti Sri Rama,yang segera mengerahkan segenap pasukannya untuk mendapatkan kembali wanita yang dicintainya yaitu Sinta.
Atau bertindak seperti berita di TV, seorang pemuda menculik seorang gadis karena hubungannya yang ditentang, walaupun harus berakhir dikantor polisi.Yang jelas, yang aku rasakan waktu itu seperti orang yang kehilangan harga diri dan tercampakan.Kami saling terdiam beberapa saat, sampai aku dengar panggilan untuk boarding untuk penerbanganku.

“Aku harus pergi sekarang, senang melihatmu sehat” kataku sambil memasukan laptopku.
“Sama -sama Mas, terima kasih atas traktirannya”.

Setelah membayar ke kasir,Aku sempat bersalaman lagi sebelum pergi meninggalkannya.

****************************************

Aku mencoba melihat keluar dari jendela pesawat. Awan putih tampak menyelimuti bumi.Ada berapa juta jiwa dibawah sana? Dan ada berapa kisah cinta yang ada dibawah sana? Aku teringat lagi kisah pertama kali kita bertemu, kisah ketika aku menyatakan cinta kepadanya dan kemudian hari-hari yang kami lewati bersama. Jalan kaki sore-sore menyusuri trotoar kota kemudian kehujanan atau makan diwarung pingir jalan. Kami adalah pasangan yang serasi.Kami memiliki banyak kesamaan dari hobi,selera musik,film bahkan warna.

Kami sama-sama suka mengalah dan saling berkorban satu sama lain. Tapi mengapa dia meninggalkanku.Dan mengapa pula aku tidak berjuang untuk mempertahankannya.Pertemuan yang aneh, tanpa pernah saling menyebutkan nama dan setelah sekian tahun berlalu tetapi belum dapat mengetahui penyebab perpisahan.

Walaupun jadwal presentasi diundur karena jadwal pesawat yang delay.Tetapi semua akhirnya berjalan lancar. Setelah presentasi selesai aku hidupkan kembali HP yang tadi sempat dimatikan.Ada satu sms masuk dari nomor yang tidak dikenal.

“Mas,mengapa aku meninggalkanmu dan menikah dengan orang lain. Karena aku pikir aku akan hidup lebih baik dengan suamiku sekarang walaupun pada waktu itu aku juga sayang sama kamu.Oh ya,aku dapat nomor dari mbak kasir di café tadi.terima kasih atas kenangan indah yang kau berikan padaku”

 

Iklan

Zen Koding (1)

Posted on Updated on

Dahulu kala hiduplah seorang mantan pendekar, sehari-hari kegiatannya selain melatih kungfu, semedi dan ada juga kegiatan lain yaitu koding. Koding?ya benar. Ini adalah percakapan sang guru dengan salah satu muridnya yang tertarik kedunia pemrograman.
Murid :“Guru!..susah mana, belajar beladiri dengan pemrograman”

Guru :”Sama-sama sulit anakku. Belajar pemrograman seperti kita belajar beladiri. Butuh ketekunan dan keseriusan.Seperti halnya belajar beladiri, kamu tidak bisa sekali atau dua kali latihan terus jadi jago berkelahi”.
Murid :”Terus..apa yang harus aku lakukan untuk belajar pemrograman?”
Guru : “Sama halnya juga belajar kungfu muridku. Kamu harus belajar kihon (latihan dasar), bagaimana kuda-kuda yang baik. Latihan memukul, menendang,menangkis.Setelah itu kamu bisa berlatih Ken (jurus)”.
Murid : “Apa kihon yang harus saya pelajari guru?”.
Guru:”Kihon dipemrograman ada 3 yaitu pendifinisian variable,percabangan dan perulangan. Ini berlaku ke semua bahasa pemrograman”.
Murid:”Pendifinisian variable..apa itu guru?”
Guru : “Pendifinisian variable adalah dasar dari segala dasar di dunia pemrograman. Pada dasarnya ada 2 jenis variable yaitu string dan numeric. String mewakili huruf atau abjad sedangkan numeric mewakili angka. Cuma untuk proses efesinsi dan memudahkan numeric dibagi lagi menjadi beberapa jenis. Ada yang namanya integer yang mewakili bilangan bulat, ada juga float yang mewakili bilangan pecahan. Ada juga double untuk bilangan integer yang lebih besar.Masing-masing bahasa mempunyai nama dan jenis yang beda. Pastikan kamu membaca kitabnya di bab variable”

Murid : “Kalau String sendiri ada pembagiannya tidak guru?”

Guru : “String sendiri ada 2, yaitu string sendiri, yang mewakili satu untaian kalimat dan ada yang namanya char yang mewakili karakter atau abjad.Jangan lupa. Kamu harus belajar menggunakan string. Seperti cara menggabungkan string, mengambil sejumlah string di posisi tertentu.”

Murid:”Ada hal-hal lain yang harus saya pelajari di bab pendifinisain variable?”
Guru :”Masih ada muridku. Kamu harus belajar konsep Array yaitu variable yang disusun berdasarkan urutan indek. Dibahasa pemrograman yang modern sekarang ada juga yang namanya Collection.Kamu harus belajar itu juga.Oh ya, kamu harus bisa juga melakukan proses matematik seperti perkalian,pembagian atau penggurangan dengan tipe data numeric”.

Murid : “Untuk kihon percabangan dan perulangan gimana penjelasannya guru?”

Guru :”Percabangan adalah proses menentukan suatu keputusan terhadap pilihan. Misalnya kalau hasil nya A maka dia akan ke proses B sedangkan kalau hasilnya C maka yang di pilih adalah D. Sintaknya biasanya dengan kalimat IF … THEN .. ELSE…. Pilihan tidak hanya 2 buah bisa berapa saja. Karena itu kamu juga harus berlatih IF Bersarang. Sekalian itu ada juga SWITCH. Kata Switch lebih mudah digunakan untuk pilihan yang lebih dari 2″.

Murid:”Kalau perulangan, gimana penjelasannya guru..”

Guru : Perulangan sangat diperlukan jika ingin mengeksekusi baris kode berkali-kali. Misalnya kita ingin menuliskan kata “Halo!” 100 kali. Maka kita tidak perlu menuliskann 100x tetapi cukup sintak For 1 To 100 kemudian tulis kata “Halo!”. Ini juga setiap bahasa pemrograman mempunyai sintak sendiri-sendiri.Ada juga While..DO. Sintak ini untuk melakukan perulangan untuk jumlah perulangan yang tidak kita ketahui. Misalnya kita melakukan perulangan sampai hasil yang kita ingin benar, sesuai yang kita harapkan.

Murid :”Terima kasih penjelasannya guru, apakah dengan pengetahuan itu saya bisa langsung membuat program”.

Guru:”Seperti kataku tadi, koding itu seperi berlatih beladiri.kuncinya adalah berlatih dan berlatih….”

Murid:”Kalo pemrograman berorientasi object itu apa guru”.

Guru:”amitabha…saya akan menjelaskan pemrograman berorientasi object setelah kamu selesai melakukan latihan dasarnya. Ambilah salah satu kitab bahasa pemrograman dan berlatihlah dengan tekun”.

Lalu sang murid pergi ke perpustakaan perguruan untuk meminjam kitab bahasa pemrograman, setelah itu pergi ke Mall untuk kredit laptop dan modem GSM untuk menemani semedinya.(Bersambung…)