Bulan: September 2010

Replay -Bagaimana jika kau bisa hidup kembali berulang-ulang?

Posted on

Ingatan terakhir Jeff Winston adalah ketika dia terkena serangan jantung, pada saat itu waktu menunjukan tanggal 18 Oktober 1988 Jam 13:06 . Dia terkena serangan jantung mendadak dan di nyatakan meninggal pada usia 43 tahun.Tetapi alangkah terkejutnya dia ketika menjumpai dirinya begitu terbangun berada didalam kamarnya dan ketika mengetahui dirinya berada pada tahun 1963.

Ingatannya masih tertuju ketika dia hidup dengan ke istri tercintanya yaitu Linda, mereka hidup bahagia walaupun tidak dikarunia anak. Istrinya mengalami kehamilan ectopic (kehamilan diluar kandungan) pada tahun 1975 sehingga rahimnya harus diangkat.Hal tersebut menyebabkan mustahil mereka mempunyai anak. Saat ini Jeff berprofesi sebagai redaktur berita disebuah radio berita WFYI New York.Walaupun demikian Jeff begitu menyadari bahwa betapa dia sangat mencintai istrinya.

Tetapi sekarang dia masih berumur 18 tahun,masih beberapa tahun lagi untuk ketemu dengan istrinya, Linda. Sebagai seorang redaktur berita dia masih ingat kejadian-kejadian dan berita-berita penting lainnya yang akan terjadi. Pembunuhan JF. Kennedy, Revolusi Iran, kudeta Kolonel Qadafi,Perang Vietnam dan lainya, termasuk hasil pacuan kuda. Dengan uang hasil menjual mobil dan meminjam dari ibunya, Jeff berhasil memenangi taruhan di pacuan-pacuan kuda dan football. Dari hasil uang tersebut, Jeff membentuk perusahan dibidang investasi. Jeff tahu persis, saham apa saja yang akan booming di pasar. Dia memborong saham IBM, Polaroid, Sony, mobil-mobil Jepang. Sehingga pada usia 23 tahun dia telah menjadi Milyader.

Ini adalah tanggal 24 Juni 1968. dia ingat betul karena pada tanggal inilah dia akan bertemu Linda yang kelak akan jadi istrinya.mereka bertemu di pantai Boca Raton Miami. Dan di sanalah berbaring seorang gadis dengan bikini merah dengan kapala bertopang pada bantal pantai yang bisa menggelembung sambil membaca buku Airport edisi hardcopy.

“Hai… Buku bagus”, Ujar Jeff. Linda mengintip melalui kaca mata hitamnya dengan bingkai berwarna cerah sambil mengangkat bahu. “Buku tidak bermutu tetapi menyenangkan untuk membacanya.Mungkin bagusnya dijadikan film”.

“Kau sudah menonton film 2001”,tanya jeff basa basi.

“Ya, tapi aku tidak tahu film itu mengenai apa dan endingnya membosankan.Aku lebih suka Petulia yang dimainkan oleh Julie Cristie”, jawab Linda.

“Namaku Jeff. Keberatan jika aku duduk disampingmu”.

“Silahkan saja. Namaku Linda”, ujar linda.

Jeff berusaha keras untuk bernafas supaya tidak pusing, tapi dia kesulitan. Dia sangat berharap melihat Linda melepaskan kacamatanya sehingga dia dapat melihat bola mata yang telah lama dikenalnya itu.

“Aku tadi bilang, apa yang sedang kau lakukan?”,tanya linda.

“Oh..Maafkan saya. Aku sedang berbisnis”.

“Bisnis macam apa?”

“Investasi”.

“Maksudmu seperti pialang saham?”.

“Tidak seperti itu. Aku punya perusahaan sendiri.Kami melakukan transaksi dengan banyak pialang. Saham,perumahan,pendanaan bersama..seperti itulah”

Linda menurunkan kacamatanya memandangnya dengan terkejut. Jeff menatap lekat pada sepasang mata cokelat yang sudah dikenalnya selama 18 tahun itu dan ingin sekali berkata “Kali ini kehidupan kita akan berbeda” atau “Ayo, kita mulai kehidupan ini” atau “Aku merindukanmu. Aku sudah lupa betapa cantiknya dirimu”.Tetapi Jeff tidak mampu berkata-kata dan hanya mampu memandangi bola matanya.

“Kau memiliki seluruh saham perusahaan”,tanya linda, meragukan ucapan Jeff.

“Ya”

“Apakah kau memiliki warisan dalam jumlah banyak atau bagaimana.Maksudku seorang pria jarang mendapat pekerjaan di perusahaan seperti itu di New York”.

“Tidak, aku membangunnya dari nol” Jeff tertawa. Ia mulai merasa santai berbicara dengan Linda.”Aku memenangkan pacuan kuda dan hasilnya aku gunakan di perusahaan ini”.

“Sebenarnya berapa umurmu”, linda masih meragukan ucapan Jeff.

“duapuluh tiga tahun.Bagaimana denganmu kau mengambil jurusan apa?”

“Sosiologi. Di Emory kau mengambil jurusan apa?” Linda balik bertanya.

“Sejarah tapi aku DO,tapi kau tingkat berapa?”.

“Tingkat empat musim gugur ini.Jadi seberapa besar perusahaan yang kau miliki? Apakah kau punya kantor di Manhattan?”

“Seluruh gedung, di Park dab Firty-third. kau tahu New York?”

“Ya itu bagus sekali”, Linda tidak lagi memandang Jeff, melainkan menggambar lengkungan-lengkungan kelompok bunga aster di sekeliling pasir tempat botol birnya. Jeff ingat suatu hari, beberapa bulan sebelum menikah.Linda muncul sambil tiba-tiba sambil membawa rangkaian bunga aster.

“ini semua…membutuhkan kerja keras” Ujar jeff.”Jadi apa rencanmu setelah lulus nanti?”

“hmm..tidak tahu”. Linda melipat handuknya, mulai mengemas barang-barangnya.

“Hai tunggu dulu.Jangan pergi. Kau beranggapan aku berbohong kepadamu”.

“Lupakan Saja” ujar linda sambil memasukan buku-bukunya secara paksa ke tasnya.

“Tidak, aku serius. Perusahaaanku bernama Future, Inc. Mungkin kau pernah mendengar”

“Terima kasih..semoga lain kali kau lebih beruntung”.

“Hey..ayolah.Mari kita bicara lebih lama lagi.Oke? Seolah-olah aku telah lama mengenalmu dan mempunyai banyak persamaan. Kau tau apa artinya itu.Mungkin kita pernah bertemu dikehidupan yang lain”.

“Aku tidak percaya omong kosong seperti itu”,dan mulai berjalan meinggalkan Jeff.

“Dengar beri aku kesempatan” sambil menyejajarkan langkahnya.”Aku tahu, jika kita saling kenal maka kita akan banyak memiliki banyak persamaan,kita Akan-“Linda membalikan badan dan menatap tajam ke arah Jeff. “Dengar jika kau berusaha mengikuti aku lagi, akan aku panggil penjaga pantai. Menyingkirlah teman!”.

Linda segera bergegas menuju mobilnya dan meninggalkan Jeff sendirian.

Jeff menyadari telah diberi kesempatan hidup kedua untuk mengalami kembali sebagian hidupnya, tetapi harus menukarnya dengan kesempatan pada hari ini.

Disadur dari Novel Replay karangan Ken Grimwood