Bulan: November 2008

Welcome to My Company

Posted on Updated on

Apa kriteria seseorang dikatakan sukses? punya deposito jutaan dollar?. Aset property dimana-mana atau punya kekuasaan yang tidak terbatas? Ketika aku mendengar Bill Gates keluar dari Microsoft untuk mendirikan badan amal sempat berfikir ngapain Om Bill ini menghampurkan uang jutaan dollar. Pingin pamer atau bingung menghabiskan uangnya atau malah mau menebus dosa akibat praktek monopolinya?

Tetapi ketika dipikir-pikir apa yang dilakukan Om Bill Gates ada hal yang sangat tepat.Kerena apa? seseorang dikatakan sukses jika dia dapat melakukan pekerjaan yang membuat orang lain bahagia orang lain dan dirinya sendiri.Tidak heran pula ketika Paul Allen juga menghambur-hamburkan uang jutaan dollar hanya untuk riset pesawat biasa (bukan ulak-alik) agar bisa terbang diatas atmosfir bumi,

Jadi apa yang disukai oleh om Bill Gates ini? ya betuuullll bagi-bagi uang!!! Pertanyaaan selanjutnya pekerjaan apa yang bisa membahagiakan orang lain dan diri sendiri? bagi-bagi uang!!!!!???? Jawabnya salah!!!. Lalu jawabnya apa?.ya cari sendiri saja.Tanyakan ke kata hatimu he.he..yang jelas bukan (gi**lo)

Cerita bagaimana Google mengelola karyawan-karyawannya atau James Goodnight (CEO Sas Software) dalam mengelola perusahaannya sungguh cerita yang sangat menginspirasi. Karyawan adalah aset besar bagi mereka. Kerja adalah suatu kesenangan. Mereka menciptakan kerja adalah sama dengan bermain. Mereka suasana menciptakan kegembiraan disuasa kerja mereka.Bisa dibayangkan kalo mereka kerja 8 jam sehari dan pekerjaan tersebut tidak mendatang kebahagiaan di hati mereka. Sungguh kasihan mereka semuanya.

Di perusahaanku nanti, akan kupegang teguh aturan ini. WORK=PLAY dan PLAY=HAPPY. Jadi kesimpulannya adalah WORK=HAPPY. Apa yang diperlukan mereka untuk membuat selalu gembira akan disediakan. Kerja dan hobby akan bisa dilakukan bersma-sama.Jika karyawanku punya hobby main musik maka akan aku sediakan ruang buat buat masin musik.Jika sewaktu-waktu pusing bisa menyalurkan stress dengan main musik.Perlengkapan Olah raga harus ada, duduk berjam-jam dan kurang gerak secara langsung bisa mengganggu produktifitas.Tempat hiburan akan aku sediakan juga. Mini Theater, Bar dan ruang karoke akan disediakan juga. Film-fim terbaru selalu ada, cemilan gratis dan setiap karyawanku dapat service pijat gratis tiap minggunya. Tugas karyawanku adalah bekerja secara maksimal. Mencari ide-ide baru untuk mengembangkan produk.

Apakah ini yang dinamakan krisis 30? Ada cerita ketika seorang programmer menginjak usia 30 tahun ada kecenderungan produktifitas dalam menulis kode akan menurun. Mungkin itu akumulasi kejenuhan kerja yang selama ini dijalani.

Bagaimana dengan saya? Saya tidak jenuh menulis kode cuma menyadari bahwa banyak orang yang dapat menulis kode lebih baik dari saya. Saya juga menyadari banyak orang-orang yang lebih muda dari saya dengan talenta yang bagus tetapi tidak terasah dengan baik. Saya cuma memberi mereka kesempatan mereka yang muda-muda untuk berkarya. Saya cuma mengumpulkan mereka, mengelola mereka. Yang bisa saya lakukan untuk mereka adalah cuma berbagai mimpi yang ada diotak saya. Berbagai visi dengan mereka, akhirnya saling bekerja sama untuk mewujudkan cita-cita yang direncanakan bersama.

So, Welcome to my company!

Iklan