Bulan: Maret 2007

Jaelangkung Search Engine (strategi jitu bangsa kita untuk mengalahkan search engine Google!)

Posted on Updated on

Anda boleh percaya atau tidak bahwa dunia gaib itu memang ada.Tetapi kalo anda tidak percaya ya kebangeten!,bagaimana tidak? HP itu termasuk barang gaib juga,karena anda ketik sms disini akan muncul ditempat lain secara gaib pula. Siaran TV juga barang gaib,Siaran radio juga barang gaib dan internet adalah barang gaib juga. Jadi sebenarnya orang-orang IT itu sudah terbiasa dengan hal-hal yang gaib…

Siapa yang tidak kenal Google di jagat maya ini. Malahan Google sekarang sudah menjadi kata kerja ke dalam bebarapa bahasa,jika kita perlu suatu data,sering kita bilang “googling aja di internet”. Bahkan,dengar-dengar sekarang ada konsorsium di eropa yang bekerja sama membuat search engine untuk mengalahkan Google! bagaimana dengan Bangsa kita?

Sebenarnya nenek moyang kita sudah punya search engine yang cukup handal untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Salah satunya adalah jaelangkung. Cuma medianya kita ganti.Kalo jaelangkung yang tradisional menggunakan boneka + spidol+papan,maka kita ganti dengan Microcontroller + Keybord + Monitor.Kita buat robot-robotan,kemudian kita isi robot tersebut dengan arwah gentayangan.Kalo perlu arwah yang dipanggil adalah arwah-arwah programmer yang mati penasaran supaya familar dengan keyboard dan mouse.

Coba bayangkan kehebatan search engine yang dibuat,kalo google hanya bisa mencari data-data yang ada di dunia maya ini,Jaelangkung.net bisa mencari orang hilang atau menjawab pertanyaan2 yang sudah pasti google tidak bisa menjawab seperti:

“Besok yang keluar nomer berapa mbah?”
“Siapa yang mencuri hp saya kemarin,ciri-cirinya pencurinya seperti apa?”
“Besok saya mau ujian masuk kerja kira-kira diterima enggak?”
“si anu kira-kira cinta saya tidak ya?”

Atau kita buat layanan seperti Yahoo Messenger (kita namakan saja Jaelangkung Messenger),tetapi lawan chatnya adalah tokoh-tokoh terkenal seperti Kurt Cobain,Marlyn Monroe,Nike Ardila,Alda dan lain-lainnya,atau tinggal lihat saja arwah-arwah siapa saja yang sedang online..

Tapi ingat jangan minta sertifikasi MUI, karena ini adalah teknologi yang berbau syirik,bidah dan tentu saja termasuk barang Huuaraaaaammmmm!!dan barang siapa menggunakan layanan ini maka dikatagorikan orang-orang musyrik!!

Masih tertarik untuk mengembangkannya?

Belajarlah Sampai Ke Tanah Jawa…

Posted on Updated on

Tulisan ini pernah ak posting di blogs.netindonesia.com. Menurut saya ini adalah tulisan paling fair tentang “Java Vs .NET” :). Teknologi Java memang monumental,dan telah berkembang lama,tetapi tidak bisa dipungkiri juga, .NET datang dengan segala kelebihan dan kemudahannya..hasil akhirnya terserah anda. selamat menikmati tulisan ini!

Belajarlah sampai ke negeri Cina”,petuah ini pernah disabdakan oleh Nabi Muhammad kepada umatnya,ketika beliau terkagum-kagum dengan porselin dari cina yang dibawa oleh salah seorang sahabatnya. Melihat kemajuan kebudayaan Cina pada waktu itu,rasul kemudian memberi petuah tersebut.

“Belajarlah sampai ke Jawa”,saya rasa pantas pula untuk diserukan kepada para penganut madzab .NET platform. Tidak bisa dipungkiri kebudayaan Jawa lebih dahulu berkembang dari pada .NET. para penganutnya telah bertahun-tahun melakukan komunikasi dengan bahasa Jawa untuk kegiatan sehari-hari. Bermacam-macam persoalan bisa diselesaikan dengan bahasa ini dengan cantik oleh para warganya. Lihat saja, walaupun design pattern karanganya empu GoF ditulis dengan bahasa C++ atau Smalltalk tetapi berkembang dengan indah jika diucapkan dalam bahasa Jawa

Pengalaman pribadi,kitab-kitab yang berbahasa Jawa lebih membantu dalam mempelajari bahasa .NET daripada kitab-kitab .NET yang rata-rata masih mengajarkan cara pengucapannya saja. Bukan untuk komunikasi. Apalagi buat berdebat dengan masalah-masalah yang harus diselesaikan. .NET dan Jawa ibarat 2 orang gadis. NET anak orang kaya sedangkan Jawa adalah anak yang orang tuanya pas-pasan. Jawa sebenarnya adalah gadis yang cantik. Tetapi karena orang tuanya pas-pasan maka pakainnya sangat sederhana. Tidak enak dipandang, terkesan lusuh. Kemana-mana pakainya sepeda onthel sehingga lambat dan sering ngos-ngosan.

Sebaliknya,.NET adalah anak orang kaya-raya. Bapaknya adalah lurah pada desanya. Desa Windows adalah desa yang kaya raya. Saking kayanya,melihat kecantikan Jawa maka Pak Microsoft (Bapaknya .NET) membawa .NET kerumah sakit untuk operasi plastik. Anak dibuat mirip Jawa bahkan lebih. Jika Jawa Hidungnya kurang mancung maka .NET hidung dimancungkan.Dada dan pinggul dibesarkan untuk menggaet orang-orang yang selama ini kadung kesemsem dengan mbak Jawa.Walhasil Wooow…..NET adalah versi mbak Jawa yang lebih cantik,lebih supel dan tentunya lebih dinamis karena kemana-mana bawa Mercy.Walaupuan tarifnya mahal banyak laki-laki mulai tertarik dengan .NET.Lha gimana lagi selain enak dipandang juga enak dikendarai katanya(he….he…).

Menurut kabar,Pak Sun(Bapaknya Jawa). Akan segera meng-open source-kan anaknya. Agar para laki-laki kepincut lagi ke anaknya. Setiap lelaki yang pingin tinggal me-clonning. Kemudian menyesuikan sesui dengan keinginannya masing-masing. Jika payudaranya kurang besar maka tinggal diperbesar sendiri. Jika kurang montok bisa diberi obat agar lebih montok. Kurang putih dan langsing tinggal dibawa ke salon. Baik benar pak Sun ini ya? Anda pilih mana? Jawa enak,.NET lebih enak he..he.. ? tetapi ingat tarifnya lebih mahal….!!!