Vision, Mission and Core Value
Arti penting visi dan misi
Misi dan visi bisa diibaratkan adalah mimpi kita. Apa yang akan kita raih, kondisi seperti apa yang kita inginkan dan bagaimana cara mencapainya. Visi misi untuk sebuah organisasi adalah sangat penting karena akan menjadi panduan untuk mecapai goal organisasi.
Misi sendiri adalah tujuan akan keberadaan suatu organisasi. Misi menyatakan apa yang harus dilakukan, dan mengapa organisasi itu ada.Misi memberikan arah maupun batasan tentang hal atau tindakan yang boleh dilakukan, secara explicit atau yang tidak boleh dilakukan ,secara implicit.
Sedangkan visi adalah suatu pandangan jauh ke depan tentang organisasi atau impian yang ingin dicapai dan harus dapat mengarahkan organisasi ke masa depan serta bersifat strategis.
Banyak cerita-cerita keberhasilan karena diawali dengan visi yang hebat dan jauh kedepan. Seperti visi Bill Gates ketika jaman itu komputer adalah barang langka, sangat mahal dan hanya organisasi tertentu saja yang mempunyai.Ketika itu visi Bill Gates adalah ”A computer on every desk and in every home”. Waktu visi itu dilontarkan semua orang mencibir karena harga komputer waktu sangatlah mahal dan jangan dibayangkan bentuknya seperti sekarang. Pada waktu itu besarnya komputer sama dengan satu ruangan sendiri, seperti lemari pakain yang berjejer-jejer.Tetapi lihat jaman sekarang hampir disetiap meja kerja ada komputer dan disetiap rumah ada komputer!.
Atau visi Henry Ford tentang ”Mobil rakyat untuk semua keluarga” pada tahun 1903. Banyak yang menilai pada waktu itu visi tersebut tidak realistik karena harga mobil sangat mahal dibandingkan dengan harga kuda.
Tetapi ingat visi tidak akan pernah menjadi visi jika tidak diwujudkan kedalam kegiatan yang mampu mendukung tercapainya tujuan.
Enam kriteria Visi dan Misi yang efektif
Ada enam kriteria yang dapat membantu membuat visi yang efektif, yaitu:
Imagible, orang atau karyawan dapat dengan mudah membayangkan seperti apa perusahann atau organisasi dimasa datang.
Desirable, memberikan kesenangan dan kenyamanan jangka panjang terhadap karyawan, pelanggan dan pemegang saham.
Feasible, masuk akal dalam mencapai tujuan.
Fokus,memberikan panduan yang jelas sebagai bahan acuan pengambilan keputusan.
Flexible, meskipun fokus, suatu visi diharapkan juga terbuka terhadap perubahan.
Communicable,visi harus mudah untuk dikomunikasikan dan dapat dengan mudah pula dijelaskan.
Sedangkan enam kriteria misi yang efektif adalah
Ringkas dan jelas, misi harus jelas dan tidak menimbulkan multi tafsir. Dapat dipahami oleh siapa saja.
Unik,merupakan ciri khas yang membedakan dari organisasi atau perusahaan lain.
Flexible, terbuka terhadap perubahan untuk pengembangan usaha.
Budaya perusahaan,mencerminkan budaya perusahaan yang ada.
Inspiratif, memberikan insprirasi atau ide-ide untuk kemajuan organisasi.
Membantu pengambilan keputusan, misi yang bagus bisa dijadikan acuan untuk membantu mengambil suatu keputusan.
Beda visi dan misi dengan slogan
Satu hal yang penting adalah kita harus bisa membedakan antara visi dan misi dengan slogan. Bedanya, slogan adalah kalimat penarik perhatian dan tidak memberi daya juang untuk kepentingan masa depan. Seperti ”menyelesaikan masalah tanpa masalah” pegadaian atau ”terus terang philip terang terus”. Tetapi ada juga slogan yang menggunakan penuruan dari visi perusahaan seperti milik Coca-Cola ”Dimana saja,kapan saja, siapa saja minum Coca-Cola” yang merupakan penurunan dari visinya yaitu ”a Coca-Cola within arm’s reach of everyone in the world”.
Core Value
Core value atau nilai dasar adalah nilai-nilai menjadi budaya dalam suatu organisasi. Berupa tindakan-tindakan yang harus dilakukan atau yang boleh dilakukan. Keberadaan core value adalah penjelasan lebih lanjut apa yang harus dilakukan untuk mendukung tercapainya visi dan misi.
Berikuit ini contoh core value di sebuah perusahaan Pizza yang bernama Domino’s
Vision
Number one in pizza
Number one in people
Mission
Sell More Pizza, have more fun
Values
Treat people as you’d like to be treated
Produce the best for the least
Measure what’s important
Show transparency
Grow ourselves rich
Incentive what we want to change
Set high standards, embrace practical training and achieve best practice
Promote with within
Engage, innovate, have fun
We’re not normal
Mari kita bahas!
Visinya jelas yaitu menjadi nomor satu dalam penjualan pizza dan memberi pelayanan nomor satu juga ke pembeli, karena nomor satu masih dipegang oleh pizza Hut. Misinya juga jelas yaitu menjual lebih banyak pizza ke masyarakat dan memberikan pelayanan yang menyenangkan ke pelanggan.
Untuk mencapai visi dan misinya tersebut, Domino’s Pizza memberikan panduan nilai-nilai dasar yang harus ada dalam perusahaanya yaitu diantaranya setiap karyawan harus memperlakukan pelanggan sebagaimana dia ingin diberlakukan oleh orang lain.Harus memberikan pelayanan yang terbaik, mengukur apa saja yang penting,transparan, selalu meningkatkan pelayanan,memberikan insentif untuk perubahan,menetapkan standar yang tinggi. Promosi atau naik jabatan untu posisi yang lebih atas mengutamakan orang dalam.Melakukan inovasi dan memberikan kepada semua pihak dan menunjukan bahwa semua karyawan memiliki nilai-nilai istimewa (we’re not formal).
Dari Walt Disney sampai Coca Cola
Banyak perusahaan yang sukses berawal dari Visi seperti Walt Disney dengan visinya “Membuat semua orang bahagia seperti anak-anak”. Hanya dengan bermodal gambar tikus, Walter Elias Disney mencoba mewujudkannya pada tahun 1923.Diapun membuat core value diperusahaannya dengan mengatakan ” diperusahaan kami landasan utamanya adalah imaginasi , budaya kami adalah mempesona dan menakjubkan, dan dibutuhkan pekerjaan yang mengedepankan pengalaman akan impian anak-anak”. Dan impian itu sekarang menjadi kenyataan, Walt Disney menjadi perusahaan yang menjual mimpi dibidang hiburan, resort dan media massa. Jutaan orang datang mengunjungi tempat hiburan yang dibangunnya, jutaan orang juga menonton televisi, film dan media massa yang dimilikinya. Tidak hanya anak-anak yang datang, orang dewasapun ikut menikmatinya.
Setelah sukses dengan mewujudkan visi pertamanya sekarang Walt Disney merubah lagi visinya untuk memantapkan posisinya di dunia hiburan yaitu ”The Walt Disney Company strives to be one of the world’s leading producers and providers of quality entertainment and information”. Dan kabar terakhir Walt Disney merger atau membeli Pixar. Perusahaan yang dibidani oleh steve job (pendiri Apple). Beberapa film animasi dari Pixar yang terkenal adalah Monster Inc dan Wall-E.
Coca-Cola termasuk perusahaan yang berhasil mewujudkan visinya yaitu ”A Coca-Cola within arm’s reach of everyone in the world”. Ketika visi itu dicanangkan orang tidak dapat membayangkan bagaimana suatu perusahaan yang berdomisi di Amerika berjualan minuman botol ke seluruh dunia.
Untuk merealisasikan visinya coca-cola merumusakan misinya yaitu ”To refresh the world – in mind, body and spirit, to inspire moment of optimism- through our brands and actions, and to create value and make a difference, every where we engage ”.Maksud dari misi ini adalah Coca-Cola selalu ingin menyegarkan dunia, baik pikiran, badan dan jiwa, serta memberikan inspirasi untuk senantiasa optimis setelah minum Coca-Cola tentunya..:)
Bagaimana Coca-cola memujudkan visi-nya “within arm’s reach of everyone in the world” atau bisa dijangkau oleh semua orang di seluruh pelosok dunia, yaitu dengan cara menjual resep. Seperti kita ketahui Coca-Cola adalah merk dagang dari USA, tetapi sebenarnya Coca-Cola yang kita minum bukan berasal Amerika tetapi dibotolkan didaerah asal seperti Jakarta, atau Semarang kelihatannya ( didaerah Bawen) atau dimana lagi coba tanya sama pegawai Coca-Cola, jujur saya tidak tahu.
Kesimpulan
Apa ya kesimpulannya? Ya sudah jelas bahwa Visi dan Misi memegang peranan yang penting akan kesuksesan suatu organisasi. Visi yang jelas dapat menggugah semangat semua orang untuk mencapai tujuan organisasi. Tetapi sekali visi dan misi yang hebat tidaklah berarti tanpa action yang selaras dengan visi dan misinya tadi.
Di artikel selanjutkan akan kita coba bahas bagaimana menurunkan visi dan misi menjadi real action dengan metode Balanced Scorecard dan Fungsional Scorecard.
(Bersambung).
Sumber Pustaka :Step by Step in Developing Vision, Mission and Value Statements
Suwardi Luis, B.Psy, MBA, GML Performance Consulting
Tidak semua apa yang direncanakan akan terwujud seketika. Terkadang harus melawati jalan yang berliku penuh dengan rintangan. Seperti sedang mengejar suatu project misalnya . Kita mencoba menawarkan produk ke calon customer, presentasi ke sana-sini, bersaing dengan competitor dan ketika project sudah ditangan bukan berarti masalah selesai. Terkadang muncul gangguan dari kanan-kiri, dan terkadang juga hasil yang peroleh tidak sesuai dengan harapan kita. Itu semua adalah realita atau cerita sesungguhnya dalam kita bekerja.

Komentar Terakhir